Selasa, 01 Juli 2014

Teka-Teki Kasus Pembunuhan

Minna, konnichiwa~

Miichan lagi iseng buat-buat teka-teki kasus pembunuhan, yang inspirasinya ada dari sebuah teka-teki yang Miichan baca sekitar setahun yang lalu. Dan teka-teki di bawah ini adalah yang telah Miichan modifikasi (?)

Yah, semoga meskipun kita sedang berpuasa, kita tetap bisa berkonsentrasi yak!

PEMBUNUHAN KATAYAMA AOI
Di suatu sore pada pukul 4, Miichan tengah berjalan-jalan bersama kucing kesayangan Miichan. Dan Miichan pun iseng-iseng ingin mengunjungi sahabat Miichan, yang bernama Aoichan. Kebetulan rute jalan-jalan sore Miichan melewati apartemennya.

Miichan pun sampai di depan apartemennya kemudian mengetuk pintunya. Tapi karena tidak ada yang menjawab, Miichan pun dengan santainya nyelonong masuk (?). Kebetulan (lagi) pintunya tidak dikunci.

"Permisi, Ao-"

Dan Miichan melihat Aoichan terbaring di lantai dekat pintu kamar mandi dengan lumuran darah di punggungnya. Lekas Miichan menjerit-jerit sambil memeluk kucing Miichan, lalu menelfon polisi.

Saat Miichan keluar dari kamar, Miichan bertabrakan dengan seorang gadis. Ia mengaku bernama Sera, dan merupakan tetangga baru Aoichan yang berniat memberi salam perkenalan. Ia juga mengaku seorang detektif.

Miichan pun menceritakan yang baru saja terjadi, dan memberanikan diri masuk ke kamar Aoichan lagi bersama Sera.

"Katayama-san ini tampaknya dibunuh 5,5 jam yang lalu," Lalu kemudian Sera menunjukkan sebuah surat yang tampaknya surat kematian dengan tulisan yang berantakan. Miichan tahu itu tulisan asli Aoichan, jadi dipastikan itu bukan surat buatan si pelaku. Beginilah isinya :

Oh, Tuhan
Berkali-kali pun bertaubat aku tak tenang
Aku tidak kuat lagi menanggung ini
Setelah semua hal yang berlalu
Akhirnya aku memutuskan
Nyawa ini akan aku buang dengan sendirinya

-K. Aoi-

Polisi datang dan akhirnya Sera bekerja sama dengan polisi. Mereka akhirnya berkesimpulan bahwa meski terlihat bunuh diri, Aoi sebenarnya dibunuh tetapi dibuat pelaku seperti bunuh diri. Aoi pun dipaksa membuat surat seperti ini.

Mereka pun berhasil mengumpulkan tersangka sebagai berikut.

1. Katayama Kenta, ayah korban
Kenta saat melihat kondisi anaknya hanya terdiam dengan tatapan sedih. Ia mengaku bahwa ia sangat frustasi karena sudah tidak memiliki keluarga lagi. Istrinya meninggal 1 tahun yang lalu, kakak Aoi meninggal 6 bulan yang lalu, sedangkan adik Aoi bunuh diri 2 bulan yang lalu. Ia mengutarakan bahwa Aoi adalah anak yang baik, bahkan selalu mengirimkan uang padanya (sebagian dari hasil kerja sambilannya) sampai yang terakhir kali adalah bulan ini.
2. Okagi Sayaka, pemilik apartemen
Sayaka mengaku sebal dengan Aoi yang menunda pembayaran kontrakan bulan lalu dan ini. Tetapi, Sayaka sayang kepada Aoi karena Aoi selalu bersikap sopan dan lembut kepadanya. Ia mengutarakan bahwa Aoi adalah gadis yang manis dan terlihat rajin.
3. Uehara Yasushi, teman tapi mesra korban
Yasushi kaget saat melihat Aoi. Ia mengaku bahwa Aoi pernah menyatakan cintanya pada dirinya, tetapi ditolak dengan lembut oleh Yasushi. Sekarang, Yasushi mengaku mereka hanya teman tetapi sangat dekat.
4. Kitahara Miki, tante korban
Miki menangis sejadi-jadinya saat melihat Aoi. Ia mengaku bahwa Aoi sangat baik padanya, karena mau membayarkan uang kontrakannya setiap bulan, kecuali bulan ini. Miki mengaku bahwa Aoi menolak dengan lembut untuk membantunya bulan ini. Saat bertemu dengan Kenta, Miki terlihat kesal.
5. Watanabe Yuki, sahabat korban
Yuki juga menangis sejadi-jadinya seperti Miki. Ia mengaku bahwa ia dan Aoi bersahabat sejak SD sampai SMA sekarang. Ia mengutarakan bahwa Aoi sangat jahil, tetapi manis dan suka membantunya, apalagi Aoi suka menelfonnya di pagi hari supaya jangan bangun kesiangan. Yuki memang sering bangun kesiangan, bahkan sarapan kesiangan. Saat melihat Yasushi, Yuki sedikit tersenyum dan membuang mukanya.
6. Sweetheart, inisial dari penagih hutang korban
Sweetheart adalah orang yang datang dengan sendirinya ke kamar Aoi sebelum polisi datang, ketika Miichan dan Sera masih menyelidiki TKP. Ia mengaku datang karena ingin menagih hutang korban. Sweetheart menjelaskan bahwa Aoi meminjam uang sejak 2 bulan yang lalu dan berjanji membayarnya hari ini. Saat melihat keadaan Aoi, Sweetheart langsung kaget dan berdecak kesal sambil berucap, "Kalau begini, dia tidak bisa melunasi hutangnya kepadaku lagi! Dasar bodoh, mati duluan sebelum hutangnya dibayar!"

Saat ditanya sedang apakah mereka hari ini, mereka menjawab :
"Seharian ini aku hanya di rumahku dan baru berencana keluar rumah untuk shift malam di supermarket nanti malam," - Kenta
"Aku pagi ini bangun kesiangan, dan langsung pergi ke bank. Saat kalian menelfon pun, aku sedang di bank menyetorkan uang! Tanya saja sama satpam bank yang sudah mengenalku," - Sayaka
"Aku tertidur sampai kalian menelfonku untuk datang ke sini, karena semalaman aku mengerjakan skripsi," - Yasushi
"Saat Aoi dibunuh, aku rasa aku sedang makan siang!" - Miki
"Kalau kata Kitahara-san dia sedang makan siang, mungkin aku sedang sarapan," - Yuki
"Seharian ini aku berkeliling untuk menagih hutang ke para peminjam, mana mungkin aku sempat makan siang!? Apalagi membunuh peminjam seperti ini !?" - Sweetheart

Setelah mendengar semua kesaksian dan mengamati surat 'wasiat', Sera merasa bahwa ia tahu siapa pelakunya. Setelah dipaksa, akhirnya pelaku mengaku.

Pertanyaan :
1. Siapa pelakunya?
2. Apa motifnya? Kenapa bisa seperti itu motifnya?
3. Apa buktinya (yang berhubungan dengan surat wasiat)?
4. Apa kesalahan dari pengakuannya?

Semoga bisa ditebak ya, lebih lagi semoga ceritanya masuk akal. Soalnya Miichan membuatnya dengan pikiran yang melayang-layang '-'

Let's solve the case!

Jika sudah, kamu bisa melihat jawabannya di sini ^^

10 komentar:

  1. Miichan, mau dong!Oh iya, ini jawabannya tulis dimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelakunya Sweetheart.
      Motifnya hutang, karena Aoi belum membayar hutangnya kepada Sweetheart.
      Buktinya adalah tulisan: "Aku tidak kuat lagi menanggung ini." Aku simpulkan inti dari tulisan itu adalah, bahwa ia tak kuat lagi menanggung hutang ini.
      Kesalahan dari pengakuannya adalah saat ia terkejut dan kesannya kesal kepada Aoi gitu.

      Oke deh Miichan, semoga bener ya#Gak mungkiiinnn...T_T

      Hapus
  2. Kunci jawaban di sini ^^
    http://miyoko-san.blogspot.com/2014/07/kunci-jawaban-kasus-pembunuhan-katayama.html

    BalasHapus
  3. Bagus banget ceritanya... Aku udah tertarik dari judulnya, UWAAAAAAA BAGUSSSSSSSS!!!!!!!!!!!! GOOD!! Aku bisa bikin cerita detektif, tp jawabannya yg susah.. jawabanku keseringan gak masuk akal TT-TT

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benarkah? Miichan juga sering membuat cerita detektif meskipun nggak masuk akal, tapi kalau berusaha terus pasti suatu saat akan ada cerita detektif menarik yang kita buat. Ya, kan? ^^

      Hapus
  4. Hi, saya org baru!
    kalo boleh saya bantu jawab...

    1.kalau dikutip dari suratnya:
    (O)h, Tuhan
    (B)erkali-kali pun bertaubat aku tak tenang
    (A)ku tidak kuat lagi menanggung ini
    (S)etelah semua hal yang berlalu
    (A)khirnya aku memutuskan
    (N)yawa ini akan aku buang dengan sendirinya

    Ternyata di surat itu berpola "Obasan" yang berarti bibi dalam bahasa jepang
    nah bisa disimpulkan pelakunya adalah bibi si korban yaitu Kitahara Miki.

    2. Motifnya mungkin karena si korban menolak membantu si pelaku entah dalam hal apa, saya cuma detektif amatir:/

    3. Kalau yang berhubungan dng surat wasiat saya masih belum bisa jawab :p

    4. Saya rasa tidak ada yg salah:/

    Sweetheart? Hihi saya tau cerita ini.

    Maaf kalo perkiraan saya salah, maklum masih amatir :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah terima kasih sudah menjawab ^^ Sheril bisa mencocokkan jawaban Sheril dengan kunci jawaban yang linknya sudah Miichan letakkan dalam pos, ya ^^

      Hapus
  5. kalo menurutku sih sayaka karna
    dari surat tadi
    Oh tuhan=O
    Berkali kali bertaubatpun aku tak tenang=b
    Aku tak kuat lagi menanggung ini=a
    setelah semua hal yang berlalu=s
    Akhirnya aku memutuskan=a
    Nyawa ini akan aku buang dengan sendirinya=n
    jadi,dI sana kalo digabung menjadi obasan yang artinya bibi,biasanya orang jepang menyebut ibu kos bibi jadi,pelakunya menurutku ogaki sayaka.Cuma perkiraan detektif amatir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih untuk jawabannya, Kikan ^^ Kikan bisa mencocokkan jawaban Kikan dengan kunci jawaban yang link-nya sudah Miichan taruh di pos ini, ya ^^

      Hapus

Tinggalkan jejak dengan bahasa yang baik. Terima kasih.. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...